GURU PUJA

Puja Guru biasanya ditawarkan selama program acara khusus seperti bulan purnama, tilem  atau upacara saraswati. Penjadwalan Puja Guru  mencerminkan program personal Guru Made Sumantra, karena ia dilaksanakan di pasraman Markandeya Yoga. Guru Made Sumantra akan mengambil meditasinya selama periode japa. Guru Made Sumantra akan mengambil sikap Padmasana di kamar suci  pasraman selama selama puja guru, setelah itu ia akan memberikan mempersembahkan canang sari. Setelah mempersembahkan canag sari  , Kamar Suci akan dibuka, dan ia akan menyambut Maha Rsi Markandeya. Pada beberapa kesempatan, Guru Made Sumantra pertama akan menyapa Dewa, maka Mantra Puja akan ditawarkan,.

Praktek melakukan setiap hari puja guru  adalah fitur unik dari program yang di buat Guru Sumantra Kita tahu bahwa Guru Made Sumantra mengharuskan dan menekankan mengikuti dan mengingat seseorang agar selalu ingat dengan gurunya, program Puja Guru yang dilaksanakan oleh Guru Made Sumantra, merupakan pelajaran Rohani langsung dari Maha Rsi Markandeya. ia mengadakan hampir mirip dengan yang dilakukan Maha Rsi  Markandeya  dalam puja sehari-hari. Kita harus mempertimbangkan kemungkinan bahwa Guru Made Sumantra tidak hanya menciptakan praktik sehari-hari untuk dirinya , akan tetapi praktek ini akan diperluas ke guru diksa seterusnya dan selamanya. Guru Made Sumantra mungkin telah menuntun dan membangun tingkat rohani  Mahasiswa Yoga ke lebih insaf diri.

 Puja Guru terdiri dari Japa Mantra dan kidung Suci. Setelah selesai japa mantra dan sebuah karangan bunga yang dikalungkan  kepada Maha Rsi Markandeya murti atau gambar atau patung beliau, setiap individu akan mengalungkan bunga dan terus  bersujud di depan Maha Rsi Markandeya.

 BERKAT GURU

sri-guru-carana-padma, kevala-bhakati-sadma,

bando mui savadhana pasangan

Jahara prasade bhai, e bhava toriya jai,

Markandeya Prapti hoy jaha ha’te

Kaki Padma dari guru spiritual kita adalah satu-satunya cara dengan mana kita dapat mencapai pelayanan bhakti murni. Aku menunduk ke kaki teratai dengan kekaguman besar dan hormat. Dengan kasih karunia-Nya kita dapat menyeberangi lautan penderitaan material dan mendapatkan rahmat Maha Rsi Markandeya.

guru-mukha-padma-vakya, cittete Koriya aikya,

ar na koriho mane asa

sri-guru-carane rati, ei se Uttama-gati,

je prasade murni sarva asa

Saya hanya berharap adalah untuk memiliki kesadaran saya dimurnikan dengan kata-kata yang berasal dari mulut teratai nya. Lampiran kaki Padma nya adalah kesempurnaan yang memenuhi semua keinginan.

cakhu-dan Dilo jei, janme janme prabhu sei,

divya-jnan hrde prokasito

prema-bhakti jaha Buruk Bagus Hoite, avidya Vinasa jate

vede gay Jahara carito

Dia membuka mata gelap saya dan mengisi hati saya dengan pengetahuan transendental. Dia adalah Tuhanku kelahiran demi kelahiran. Dari dia gembira berasal prema, olehnya ketidaktahuan hancur. Tulisan suci Veda bernyanyi karakternya.

sri-guru karuna-sindhu, Adhama janara bandhu,

lokanath lokera Jivana

ha ha prabhu koro Doya, deho lebih FUNDS-chaya,

ebe Jasa ghusuk tribhuvana

Guru spiritual kami adalah lautan berkat, sahabat orang miskin, dan tuan dan master dari bhakta. O tuan! Kasihanilah kepadaku. Berikan naungan kaki teratai Anda. Ketenaran tersebar di seluruh tiga dunia.

Japa Mantra . Om Markandeya Ya Namah.

Om Markandeya , adalah mediatsi kehadapan Guru Niskala Pasraman Markandeya Yoga, Yoga Healing Bali. Ucapkan Mantra ini secara berulang -ulang dalam Jiwa selama berjapa Yoga.  Om akan menyentuh ananda Maya kosa, MAR .. akan menyentuh anamaya kosa,KAN akan menyentuh prana mya kosa, DE. akan menyentuh manomaya kosha, YA akan menyentuh wyadjanamaya kosha. Berjapa OM MARKANDEYA YA NAMAH, secara berluang ulang selama putaran genetri , akan mendekatkan kita pada tuntunan ajaran Yoga beliau. Semua kegelisahan di lenyapkan, semua emeosi negatif di bersihkan,

Seorang Murid Yang sudah  ADHIKARI akan mendapat aliran ajaran Langsung MAHA YOGI HYANG RSI MARKANDEYA.

Orang yang pikirannya tenang, yang telah menaklukan indryanya, yang mempunyai kepercayaan pada kata-kata Gurunya dan Sastra, dan yang sudah astika ( orang yang percaya pada Tuhan) dan orang yang selalu memperhatikan masalah makanan , minumannya, dan orang yang punya keinginan kuat untuk bebas dari Roda kelahiran dan kematian ( Samsara) adalah orang yang sudah ADHIKARI, yaitu orang yang berhak  guna melaksanakan ajaran Yoga dan akan di tuntun Langsung oleh Maha Yogi Hyang Rsi markandeya, tanpa dia memintanya.

Orang ini akan mudah mencapai keberhasilan dalam latihannya. Yoga harus dilaksanakan dengan penuh perhatian , ketekunan, dan kepercayaan .

Orang yang diperbudak oleh kesenangan sensual, orang yang sombong, tidak jujur, penipu, suka bersilat lidah bahkan licik, orang yang tidak menghoramiti para Sadhu , Yogi , Sanyasin dan Guru , atau penuntun spiritualnya, orang yang banyak omong dan selalu bergaul dengan orang rakus, dan terlalu diikat kediniawian tidak akan berhasil masuk ke inti ajaran Yoga yang di ajarkan oleh Maha Yogi Hyang Rsi Markandeya.

Anda Harus mendekati Guru yang mengerti Yogasastra, atau yang merupakan seorang Yogiswara. Duduklah pada kaki padmannya dan berusahalah melayaninya. Hapuslah keragu-raguan yang timbul akibat permasalahan yang tidak masuk akal. Terimalah instruksi yang diberikan latihlah dengan antusia, penuh perhatian dan rajin, dengan kesungguhan dan kepercayaan sesuai yang diajarkan guru. Para praktisi Yoga Markandeya harus, selalu bicara manis dan sopan. Dia harus manis dan sopan pada siapa saja dengan penuh pelayanan. Dia harus selalu mengembangakan sikap VAIRAGYA(Sabar), SRADHA (Yakin), BHAKTI ( patuh) , KARUNA( welas asih). Dia harus melakukan kehidupan sederhana  dan penuh kesadaran rohani.

Guru dan Murid Sejati

Na ca vidyâ gurostulyam na tirtham na ca devatâh
Gurostulya na vai ko’pi yaddrstam paramampadam

(Jnana Markandeya Tantra: 93)

Tidak ada pengetahuan, tidak ada tempat suci atau dewata yang setara
dengan guru yang telah merealisasikan Yang Tertinggi.

GURU tidak bisa dibandingkan dengan vidya :( pengetahuan), tirtham (air suci), dan bahkan devata. Guru memiliki ‘bank’ kebijaksanaan yang mampu membimbing muridnya ke tingkat pengalaman spiritual yang lebih tinggi. Guru adalah perwujudan kebijaksanaan dan cinta kasih Tuhan. Seorang murid yang penuh Bhakti yang mengikuti perintah Guru dengan baik dan melaksanakannya dalam kehidupan sehari-hari akan lebih bermanfaat dibandingkan sekadar mengunjungi tempat-empat suci.
 
Mungkin kita ragu apakah benar demikian bahwa guru adalah di atas segala-galanya bukannya pengetahuan, atau bahkan Tuhan pun masih tidak bisa dibandingkan dengan keberadaan Guru. Bukankah, banyak guru palsu yang berkeliaran, atau banyak guru yang belum mencapai pencerahan? Bukankah jarang guru yang memiliki kualifikasi luar biasa seperti idealnya dikatakan demikian? Benar sekali banyak guru yang mesti diragukan kadar kesuciannya. Ini kalau dilihat dari kacamata si subyek, yakni Guru itu sendiri. Kalau konsern pada guru, kita bisa meragukannya. Tetapi jika kita sebagai murid, tidak ada guru yang palsu. Jika murid sebagai konsern, guru palsu tidak ada, semua yang namanya guru adalah riil.
 
Yang menentukan apakah murid akan maju secara spiritual bukan pada pertanyaan apakah gurunya berkualitas, tetapi apakah kita sebagai murid memiliki potensi atau kualifikasi sebagai murid? Jika murid tidak memiliki kualitas, betapa pun hebatnya guru tidak akan banyak membantu. Murid yang berkualifikasi yang disebut adikari, hanya perlu menyebut nama gurunya saja dan maju di dalam spiritual. Seperti pertanyaan Guru Made waktu kecil yang datang ke hadapan Hyang Rsi Markandeya suatu ketika bertanya: “Apakah Anda mampu memberikan padaku pencerahan?”

Hyang Rsi Markandeya Menjawab menjawab: “Mengapa tidak, tetapi apakah Anda mampu menerimanya? adakah tempat di hatimu?” Jika kemajuan spiritual murid sebagai fokus, maka kualitas muridlah yang menentukan.

Lalu apakah tidak penting guru yang berkualitas demi kemajuan murid? Itu pertanyaan buat guru dan tugas seorang guru, bukan pertanyaan untuk murid atau murid yang mempertanyakannya. Kalau murid yang mempertanyakan kualitas guru, maka dipastikan, dia bukan seorang murid, sebab jauh di hatinya tidak ada rasa bhakti, tidak ada tunduk hati. Murid seperti itu adalah murid yang egois, murid yang pamrih. Murid seperti itu tidak akan pernah bisa belajar, sebab pikirannya disibuki oleh keraguan, kebimbangan. Tanpa rasa bhakti, humble, rendah hati, kesadaran spiritual tidak akan pernah muncul. Siapa pun yang membimbingnya tidak akan penah mendatangkan hasil.

Seorang murid sejati adalah murid yang penuh bhakti, dedikasi, memiliki kepercayaan teguh, dan mantap di dalam tindakan. Nama guru sudah cukup membuatnya maju. Jika potensi murid besar maka nama guru saja akan mampu mengantarkannya ke arah kemajuan spiritual. Banyak contoh yang bisa dijadikan rujukan. Ekalawya misalnya berguru kepada Drona, meskipun dalam wujud patung, Ekalawya mampu belajar darinya sehingga menjadi pemanah yang hebat. Kemudian ada lagi dalam tradisi Buddha seorang murid bernama Milarepa. Dia berguru pada seorang master. Apa pun yang dikatakan oleh gurunya, dia jalankan dengan penuh keyakinan. Dengan menyebut nama gurunya, ketika gurunya sendiri menyuruhnya terjun ke laut, maka tidak ada rintangan, sama sekali. Gurunya sempat shock melihat kehebatan apa yang dipunyai muridnya. Gurunya bertanya, “Mengapa bisa selamat?” Milarepa menjawab, “Hanya memanggil namamu, segalanya bisa kuatasi dengan baik”. Karena demikian gurunya pun malu dan terjun ke laut. Dikabarkan gurunya tidak pernah kembali lagi.

Pertanyaan apakah ada guru yang tidak sejati itu merupakan pertanyaan buat guru itu sendiri. Jika yang telah menjadi guru menyatakan ya, maka masih ada guru yang tidak sejati. Tetapi dari sisi murid, guru yang tidak sejati tidak pernah ada dan tidak akan ada. Dari sisi murid yang ada adalah murid yang tidak sejati. Kalau pertanyaannya apakah ada murid yang tidak sejati? Jika jawaban kita ya, maka masih ada murid yang tidak sejati.

Sujud di Kaki Guru

Na mitram na ca putras ca na pitã na ca vândhavâh
Na svâmi na gurostulyam yaddrstam paramampadam

(Jnana Markandeya Tantra, 92)

Teman, putra, ayah, kerabat, atau suami, semuanya tidak ada yang setara dengan guru, yang telah merealisasikan Yang Tertinggi.

DALAM kehidupan spiritual, keperluan akan pembimbing yang tercerahi untuk menunjukkan jalan adalah sangat esensial. Hubungan guru-murid adalah abadi dan tidak dapat dibandingkan dengan hubungan apa pun di dunia ini ketika murid spiritual memiliki keyakinan, kemurnian, loyalitas, dan bhakti ke hadapan guru, mereka siap dibimbing ke arah realisasi diri. Meskipun guru yang sesungguhnya adalah jiwa yang bersama kita, namun pembimbing dari luar sama nilainya dengan yang ada di dalam.

Guru yang berdedikasi memiliki berbagai macam fungsi dan peran: Guru adalah mitra atau teman, karena beliau selalu berdiri di sisi kita ketika memerlukan, menunjukkan kasih sayang dan perhatiannya. Teman adalah orang yang selalu stabil, tidak pernah berubah baik pada saat suka maupun duka. Teman yang sejati tidak akan lari ketika sedang dalam kemelut, ketika dalam masalah. Justru saat dalam masalahlah kita dapat melihat siapa teman sejati yang ada bersama kita selama ini. Guru adalah teman yang memiliki kualifikasi ini. Guru akan hadir bersama ketika kita memerlukan bantuannya. Beliau datang ketika kita berada dalam masalah paling prinsip. Guru akan melenyapkan segala jenis penderitaan yang kita alami selama ini. Dengan kasihnya yang tiada batas, guru memberikan rahmatnya yang tiada batas kepada kita.

Guru adalah putra, artinya beliau melindungi yang lemah dari kejatuhan. Dalam tradisi spiritual, guru membantu muridnya agar bebas dari dosa dan penderitaan. Guru adalah putra atau ayah, karena beliaulah yang mendisiplinkan anak-anaknya dengan penuh kasih. Ayah adalah pembimbing yang selalu menjaga anaknya selalu berada dalam jalur benar dengan memberikan pengertian dan penyadaran akan kewajibannya. Guru adalah bandhava atau kerabat dekat kita, artinya beliau menolong saudara-saudaranya agar terbebas dari rintangan. Demikian juga guru adalah Svami, Yang Mulia, atau suami, karena beliau secara konstan memberikan cinta, perawatan, bimbingan, dan dukungan. Cinta kasih dan pengorbanan seorang guru tanpa batas.

Guru dikatakan memiliki kualitas tersebut semua, namun tetap guru tidak bisa disamakan dengan semua itu. Guru memiliki kualitas yang sesungguhnya di atas itu semua. Meskipun beliau bisa menjadi ayah, teman, saudara, dan sebagainya, tetapi kualitas guru melebihi semuanya. Hanya guru yang mampu melepaskan rantai samsara yang menjebak manusia dalam kelahiran dan kematian. Beliau dikatakan memiliki kemampuan untuk menyeberangkan di lautan samsara yang tiada akhir (ananta samsara samudra tara).

Mengapa guru disebut demikian? Karena seorang guru adalah yad drshtam paramam padam, ia yang telah mencapai tujuan hidupnya, yang telah merealisasikan Kebenaran Tertinggi. Beliau telah menyelami kebenaran dan menjadi kebenaran itu sendiri. Apa pun yang dijadikan sebagai pembanding dalam alam materi ini tidak setara dengannya. Guru lebih tinggi dari apa pun yang ada.

Lalu apa yang dapat kita lakukan terhadap keberadaan beliau?  Markandeya ya NamaOmh, sembah sujud di kakinya. Kita bersujud, menundukkan kepala di telapak kakinya. Telapak kaki beliaulah yang menyucikan kita, yang mampu membersihkan segala kekotoran yang ada di hati kita. Yang mampu melenyapkan segala ketakutan yang menghantui pikiran kita. Kaki guru suci mampu menghancurkan segala bentuk keraguan dan mengantarkan pada sebuah keyakinan yang mantap. Kaki guru suci mampu menyelamatkan kita dari segala marabahaya yang menghadang. Tidak ada keraguan sedikit pun akan kehadiran beliau. Beliau akan membimbing kita dengan penuh kasih, memperhatikan apa yang menjadi kebutuhan kita. Beliau akan selalu hadir seperti halnya aliran sungai yang terus-menerus tiada akhir. 

Program Bhakta ini akan di laksanakan di Pasraman Markandeya Yoga, Ubud. Alamat Jalan Raya Lungsiakan, Kedewatan, Ubud- Bali.

Call: 0878611825

 

SELAMAT DATANG
Di Website
YOGA HEALING BALI
Balinese Yoga Healing
And Training

Jajak Pendapat

Program Yoga Apa Yang Paling Anda Minati?

View Results

Loading ... Loading ...

Pengunjung

  • Today Visit: 281
  • Yesterday Visit: 206
  • Month Visit: 5994
  • Total Visit: 125873
ubudyogahealingcentre
denpasarypgahealingcentre

Facebook Kami

Jobs, Cars and Top Windows VPS, Cloud Hosting by http://www.accuwebhosting.com/ - rock solid VPS Hosting.