Chandra Puja, Purnama Puja

Upacara Purnama

Upacara Purnama adalah pemujaan terhadap dewa Chandra dan merupakan hari suci bagi umat manusia, Upacara Purnama ini bermakna memohon berkah dan karunia dari Hyang Widhi (Tuhan Yang Maha Esa) yang telah menerangi dunia beserta isinya. Sesuai dengan namanya pelaksaan Upacara ini berlangsung saat bulan Purnama yaitu jatuh setiap malam bulan penuh (Sukla Paksa), dan pemujaan Sang Hyang Chandra sebagai hari suci  dirayakan setiap 15 hari sekali yaitu bulan Purnama dan Tilem.

Pada upacara Purnama ini para bhakta Pasraman Markandeya Yoga melakukan sembahyang dan melakukan permohonan kepada Sang Hyang Chandra agar dapat melebur kotoran dosa/mala yang pernah dilakukan baik sengaja maupun tidak di sengaja, agar kembali bersih jiwa dan pikiran seperti sedia kala.

Di saat Purnama nadi yakni bulan Purnama penuh adalah hari baik untuk melakukan menyucikan diri lahir batin karena hari purnama ini bertepatan dengan Sang Hyang Candra beryoga/bersemedhi memohonkan pengampunan dan peleburan dosa kepada Hyang Widhi(Tuhan Yang Maha Esa).

Sebelum melaksanakan upacara, bersembahyang dan mengadakan puji syukur kehadapan Hyang Widhi atas anugrah yang diberikanNya, sebaiknya juga jangan lupa melakukan pembersihan diri dengan airsuci  atau tirtha.

Kebersihan lahir batin adalah salah satu wujud kesadaran diri, kebersihan secara lahir dan batin sangatlah penting, pada badan yang bersih tidak akan ada kotoran yang melekat, dalam jiwa yang bersih akan timbul pikiran yang bersih, dengan perkataan dan perbuatan yang baik/bersih pasti akan mendapat ganjaran yang baik juga. Kebersihan hati juga adalah satu hal yang pokok dan  sangat penting, terutama saat memohon pada berkah dan anugrah kepada Sang Pencipta (Tuhan Yang Maha Esa).

Dari apa yang lihat, didengar dan lakukan penyucian diri atau kebersihan diri mempunyai peran penting dalam kehidupan untuk mencapai keselarasan, baik itu untuk diri sendiri, orang lain, lingkungan maupun di hadapan Tuhan. Dengan  kebersihan diri, kita akan diberikan jalan kemudahan menuju kebahagian, jadi mari kita jaga dan pelihara terutama kebersihan hati dan pikiran, karena dengan itu semua hidup kita akan terasa lebih bermakna, baik mata di dunia maupun di hadapan sang Pencipta.

English

Full Moon ceremony was the worship to the god of  Chandra and a holy day for mankind , Full Moon  Ceremony is meaningful begged blessings and bounty of Hyang Widhi ( God Almighty ) who have lit up the world and its contents . As the name implies the implementation of this ceremony took place during the full moon falls every full moon night ( Sukla Forced ) , and the holy day is celebrated every 15 days  at Full Moon and Dark Moon.

At this Purnama ceremonies pasraman Markandeya Yoga devotees perform prayers and make application to the Sang Hyang Chandra in order to melt the soil of sin / mala ever done either intentionally or not on purpose , in order to re- clean the soul and mind as usual .

At the time believed Purnama nadi , full moon is a good day to do a cleanse themselves physically and spiritually because it coincides with the full moon day of Sang Hyang Candra yoga / Doing semedhi sin asks for forgiveness and smelting to Hyang Widhi ( God Almighty ) .

Before the ceremony , praying and holding Hyang Widhi gratitude presented to the grace that He gives , you should also be sure to clean ourselves with water or Tirtha .

Inner and outer cleanliness is one of intention self awareness , physical and spiritual hygiene is very important , the net weight will not be any dirt , in a clean soul will emerge clean thoughts , words and deeds with good / clean will surely get rewards are good too . Probity also is one thing and a very important subject , especially when invoking the blessings and grace of the Creator ( God Almighty ) .

From what I see , hear and do ablutions or personal hygiene has an important role to achieve harmony in life , whether it’s for yourself , others , the environment and in the presence of God . With personal hygiene , we will be given the ease towards happiness , so let us keep and maintain cleanliness , especially the heart and mind , because with it all our lives will be more meaningful , both in the eyes of the world as well as in the presence of the Creator .

Purnama dan Tilem.

Para Bhakta Yoga Pasraman Markandeya Yoga- Bali,  merupakan masyarakat yang sangat relijius. Ada banyak waktu dan momen penting dalam setahunnya yang menyimbolisasi ketaatan mereka kepada dewa/ roh yang diyakininya sebagai pemberi hidup dan kekuatan. Dan momentum yang sering dilakukan ialah perayaan Purnama Tilem dimana dalam upacara ini berfungsi dalam memberikan peringatan kepada segenap manusia akan adanya Rwa Binneda atau dua sisi yang saling bertentangan dalam kehidupan.

Biasanya dalam setiap datangnya Purnama dan Tilem ini akan dirayakan oleh Para Bhakta Yoga di Pasraman Markandeya Yoga, Yoga Healing Bali  dengan melaksanakan ritual dalam rangka membersihkan jiwa dan raga. Prosesnya sendiri diawali dengan melakukan proses persiapan sarana ritual persembahyangan dan persucian untuk kemudian mencari kebenaran yang hakiki melalui permenungan jiwa yang mendalam lewat Tapa, Brata dan Semedi yang memanifestasikan Jalan Bakti, Karma, Jnama dan Raja Marga.

Melalui siklus Purnama dan Tilem ini sesungguhnya alam mengajarkan kepada manusia tentang adanya yang jahat dan yang baik, yang gelap dan yang terang. Keduanya berputar mengelilingi kehidupan manusia secara berkala dan tak akan pernah berhenti dunia ini berakhir. Purnama dan Tilem ini juga mengajarkan kepada manusia bahwa ketika dalam keadaan senang maka janganlah terlarut dalam kesenangan yang melenakan itu, begitu pula ketika manusia sedang berada dalam keadaan terpuruk maka harus segera bangkit karena didepan cahaya akan menyambut.

Pada hari Purnama Para Bakta memuja Sang Hyang Chandra. Dan pada hari raya Tilem Para Bhakta memuja Sang Hyang Surya. Kombinasi Purnama Tilem ini merupakan penyucian terhadap Sang Hyang Rwa Bhinneda yaitu Sang Hyang Surya dan Chandra. Pada waktu gerhana bulan beliau dipuja dengan Candrastawa (Somastawa) dan pada waktu gerhana matahari beliau dipuja dengan Suryacakra Bhuwanasthawa. Pada hari suci Purnama Tilem ini biasanya umat Hindu menghaturkan Daksina dan Canang Sari pada setiap Pelinggih Utama dan Pelangkiran yang ada di setiap rumah. Untuk Purnama atau Tilem yang mempunyai makna khusus biasanya ditambahkan dengan Banten Sesayut.

Andapun bisa menjadi bagian dari ritual upacara Purnama dan Tilem dan harus sambil berusaha untuk menyelami pesan kehidupan yang terkandung dari segenap ritus upacara yang dilakukan tersebut.

Japa.

Setelah semua ritual selesai akan dilanjutkan dengan Japa Mantra dengan mengucapkan Mantra, “ Om Chandra Ya Namah “

Silahkan ikuti upacara yang sangat bermanfaat ini.

English

The Bhakta Pasraman Markandeya Yoga  – Bali , is a very religious society . There is a lot of time and a pivotal moment in a year that actualy attutude  their obedience to the gods / spirits are believed to be the giver of life and strength . And the momentum that is often done is Tilem Purnama celebration where the ceremony serves to provide a warning to all men would be the RWA Binneda or two conflicting sides in life .

Usually coming in every Purnama and Tilem will be celebrated by the Bhakta Pasraman Markandeya Yoga  , Bali Yoga Healing rituals in order to carry out the clean up of body and soul . The process itself begins with a preparation process means of procrastination ritual worship and to then seek the essential truth through contemplation deep soul through Tapa , Brata and Semedi which manifests  Bakti Yoga, Karma Yoga , and Raja Marga , Jnama Yoga .

Purnama and cycle through this Tilem actual human nature teaches about the existence of evil and the good, the dark and the light . Both revolve around the human life on a regular basis and will never stop the world ends . Purnama and Tilem also taught men that when it is happy then do not dissolve in the melenakan pleasure , as well as when people are in a worse state then had to get up because the front light will be welcome .

On the day of the Bakta adore Sang Hyang Purnama Chandra . And on the feast Tilem Sang Hyang The devotees worship the Sun . Tilem Purnama is a combination of purification of the Sang Hyang RWA  Bhinneda namely Surya and Chandra . At the time of a lunar eclipse he worshiped with Candrastawa ( Somastawa ) and at the time of a solar eclipse with Suryacakra Bhuwanasthawa he adored . On this holy day Purnama Tilem Hindus usually deliver to daksina and Canang Sari on every Main and Pelangkiran Pelinggih available in every home . To Purnama or Tilem that have special meaning is usually added to the Banten Sesayut .

You also can become part of the ritual ceremonies and Tilem Purnama and should he attempt to dive into the life contained messages of all rites performed the ceremony .

Japa .

Once all the ritual is completed will be followed by Japa Mantra by chanting the Mantra, ” Om  Chandra Ya Namah “

Please follow the ceremony which is very useful .

Contac Us:

Guru Made Sumantra

Address: Lungsiakan Rd, Kedewatan, Ubud, Bali, Indonesia.

www.yogahealingbali.com

Email:    Balineseyoga@yahoo.com

Call: 087861187825

SELAMAT DATANG
Di Website
YOGA HEALING BALI
Balinese Yoga Healing
And Training

Jajak Pendapat

Program Yoga Apa Yang Paling Anda Minati?

View Results

Loading ... Loading ...

Pengunjung

  • Today Visit: 276
  • Yesterday Visit: 462
  • Month Visit: 9829
  • Total Visit: 202408
ubudyogahealingcentre
denpasarypgahealingcentre

Facebook Kami

Jobs, Cars and Top Windows VPS, Cloud Hosting by http://www.accuwebhosting.com/ - rock solid VPS Hosting.