Tapa, Brata, Yoga, Semadi.

TAPA.

Tapas (tapas) dalam bahasa Sansekerta berarti “panas”. Dalam Pesraman Markandeya Yoga itu digunakan secara kiasan, yang menunjukkan penderitaan spiritual, malu atau penghematan, dan juga Jiwa spiritual dari yogin atau tāpasa .. The tapasvin sifat berarti “celaka, miskin, sengsara”, tetapi juga “seorang pertapa, seseorang yang berlatih kesucian

Dalam tradisi yoga Markandeya, tapasya dapat diterjemahkan sebagai “energi penting”, mengacu pada upaya terfokus mengarah ke pemurnian tubuh dan pencerahan spiritual. Tapasya menyiratkan disiplin diri atau penghematan rela dikeluarkan baik dalam menahan dorongan fisik dan secara aktif mengejar tujuan yang lebih tinggi dalam kehidupan. Melalui tapas, seorang pencari yogi atau spiritual dapat “membakar” atau mencegah akumulasi energi negatif, membersihkan jalan menuju evolusi spiritual.
Usaha Tapas akan diproduksi oleh panas”, mengacu pada usaha pribadi disiplin, dilakukan untuk mencapai tujuan, menyertai penderitaan dan rasa sakit.  Desipilin Tapas digunalkan Pada Jaman Reg Veda (Referensi awal dari kata ini dapat ditemukan di Rgveda-7.82.7a, di mana ia digunakan dalam arti ‘rasa sakit, penderitaan’ (Monier-Williams) [1] [2]. Hal ini biasanya diterapkan dalam hal agama dan spiritual , tetapi dapat diterapkan pada setiap bidang atau konteks. Orang yang melakukan tapas adalah sebuah Tapasvin. Dari tapas tapasya kata yang lebih luas berasal, yang digunakan dalam ketiga jenis kelamin dan disebutkan dalam Katyayana-Sutra Shrauta-, Baudhayana Dharma-shashtra, Panini-4.4.128, dll [1] [2] Rgveda memiliki puluhan referensi untuk kata-kata yang berasal dari ‘tapas’ yang menunjukkan bahwa “penderitaan, penghematan” adalah maknanya dari zaman Rigvedic.)

Pada Pesraman Markandeya Yoga, Tapa digunakan  sebagai sarana untuk memurnikan dan memperkuat pengabdian mereka kepada Tuhan, berlatih gaya hidup religius dan mendapatkan moksha, atau pembebasan spiritual.

Tapas mungkin berjuang untuk mencapai nirwana, atau moksha. Hal ini juga dapat berjuang untuk kesempurnaan dalam hidup. Tapasya juga dapat dilakukan sebagai penebusan dosa, untuk membebaskan diri dari konsekuensi dosa atau kegiatan berdosa, atau karma. Tapi akan salah untuk menyamakan Tapasya dengan penebusan dosa, seperti yang dilakukan oleh beberapa Guru Spiritual.

Tapasya sangat erat kaitannya dengan meditasi, puasa dan praktek yoga. Tapas meditasi melibatkan berfokus sepenuhnya pada Tuhan, Brahman Agung dan mengabaikan semua, provokasi lingkungan buatan dan lainnya atau gangguan. Dalam keadaan murni meditasi, pikiran di pusatkan ke pada Tuhan.
Sebuah tapasvin juga praktek brahmacharya, berusaha untuk mengendalikan semua naluri biologis nya, fungsi dan indera. Tapasvins mengurangi konsumsi makanan dan minuman terus, menggunakan mental mereka, kekuatan intuitif untuk mengurangi kebutuhan biologis mereka. Ahimsa dan vegetarianisme, murni non-kekerasan terhadap semua makhluk hidup yang dipraktekkan untuk menghilangkan kemarahan, impuls destruktif dan menghindari kebodohan menyakiti orang lain.

Puasa disertai dengan menghindari semua makanan dimasak, terutama rempah-rempah dan daging. Hanya buah dan akar dianggap diterima, dan satu dapat berusaha untuk mengurangi jumlah untuk dikonsumsi.

Bagaimana Praktek Tapa di Pesraman Markandeya Yoga?

instruksi

         1 Cari disiplin diri untuk berlatih yoga. Menciptakan tapas dengan yoga Anda berarti mulai praktek sehari-hari bahkan untuk beberapa menit di rumah setiap hari. Jangan membuat alasan tidak berlatih, menemukan cara untuk bekerja yoga ke dalam hidup Anda.
         2  Dengarkan tubuh Anda dan bekerja lebih keras untuk membuatnya seimbang. Jangan pernah menyerah pada yoga pose atau melakukannya dengan setengah hati. Temukan tapas dalam diri Anda untuk membawanya ke tingkat berikutnya.

        
         3  Upayakan untuk kemurnian. Dengan berlatih tapas, setiap pose menciptakan energi mentah yang merangsang otot-otot dan pikiran. Dengan berlatih tapas dan menunjukkan kemurnian dalam kehidupan sehari-hari, Anda terus-menerus menjadi lebih dekat dengan jiwa Anda, atau dewa, tergantung pada apa yang Anda cari.
         4  Praktek tapas dengan asana masing-masing. Menekan sedikit lebih jauh, bernapas lebih dalam dan berusaha untuk mencapai spiritualitas yang lebih tinggi.
         5  Sederhanakan hidup Anda untuk berlatih tapas yang benar. Saat Anda merapikan pikiran Anda dari harta benda, Anda mungkin dapat lebih erat berfokus pada ajaran yoga. Jauhkan diri  televisi, MP3 player dan ponsel, Anda perlu mengerahkan tapas ekstra untuk membuatnya melalui hari.
         6 Belajarlah untuk menghargai keheningan. Tapas tidak perlu gerakan konstan. Energi dapat dibuat dari sisa diam. Disiplin diperlukan untuk menahan pose yang sama selama 15 menit atau lebih. Biarkan tapas menjaga lengan Anda dari kendur, punggung lurus dan kepala Anda di asana.
         7  Ingat bahwa tapas adalah konsep yoga yang dapat diterapkan untuk setiap bagian dari kehidupan Anda. Ini bukanlah sesuatu yang harus dilakukan, itu hanya dilakukan. Ini adalah disiplin internal yang mendorong Anda maju, menggunakan yoga sebagai media perantara.

YOGA

Sebelum kita membahas realitas yoga, ada baiknya kita mengulas kembali pengertian tentang “Yoga” Kata “Yoga” berasal dari bahasa Sansekerta “yuj”, yang memiliki arti menghubungkan atau hubungan. Hubungan yang dimaksud adalah hubungan yang harmoni dengan objek yoga. Yoga mengendalikan gerak-gerik pikiran atau cara untuk mengendalikan gerak-gerik pikiran, atau cara untuk mengendalikan tingkah-pola pikiran yang cenderung liar, bias dan lekat terpesona oleh aneka ragam objek (yang dikhayalkannya) memberi nikmat. Pikiranlah penyebab utama orang menderita atau bahagia.

Oleh karena itu hendaknya kita mulai menyadari bahwa mengendalikan pikiran adalah hal yang terpenting. Mengendalikan dalam konteks yoga lebih berarti “amuter tutur pinahayu” yang artinya membalik kesadaran secara benar. Artinya kesadaran yang sebelumnya cenderung mengarah ke luar dan suka berada di luar diri adalah kesadaran yang cenderung terjebak, karena seringkali didasari oleh pengetahuan yang keliru. Maka dari itu pikiran hendaknya diusahakan berdasarkan atas pengetahuan yang benar agar seimbang dan tidak cenderung lupa diri. Pikiran manusia itu ibarat gelombang laut, semakin ke luar semakin bergelombang.

BRATA.

Catur Brata , Harus dipraktekan yaitu:

1.      Amati Geni yaitu tidak menyalakan api termasuk memasak. Itu berarti melakukan upawasa (puasa).

2.      Amati Karya yaitu tidak bekerja atau menyepikan indria.

3.      Amati lelungan yaitu tidak bepergian

4.      Amati lelanguan yaitu tidak mencari hiburan atau berfoya-foya.

Tujuan utama adalah memohon ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa, untuk menyucikan Buwana Alit (alam manusia atau mikrokosmos) dan Buwana Agung (alam semesta atau makrokosmos). Dengan melakukan Brata membuat suasana hening, tanpa kegiatan (amati karya), tanpa menyalakan api (amati geni), tidak keluar rumah (amati lelungaan), dan tanpa hiburan (amati lelanguan), yang dikenal dengan istilah “Catur Berata Penyepian”. Brata yaitu pengekangan hawa nafsu, yoga yaitu menghubungkan jiwa dengan paramatma (Tuhan), dan Samadhi yaitu manunggal kepada Tuhan, yang tujuan akhirnya adalah kesucian lahir batin serta mengadakan koreksi total pada diri sendiri atau mulat sarira, serta menilai pelaksanaan Trikaya Parisudha yakni: kayika atau perbuatan, wacika atau perkataan, dan manacika atau pikiran yang kita lakukan di masa lampau, kemudian merencanakan Trikaya Parisudha atau tiga tingkah laku yang patut disucikan di masa depan.

Semua itu menjadi keharusan bagi Penekun Ajaran Maha Yogi Rsi Markandeya,  agar memiliki kesiapan batin untuk menghadapi setiap tantangan kehidupan di tahun yang baru. Kebiasaan merayakan hari raya dengan berfoya-foya, berjudi, mabuk-mabukan adalah sesuatu kebiasaan yang keliru dan harus diubah.

Pada prinsipnya, dengan Brata, panca indria kita diredakan dengan kekuatan manah dan budhi. Meredakan nafsu indria itu dapat menumbuhkan kebahagiaan yang dinamis sehingga kualitas hidup kita semakin meningkat.

Hal tersebut akan dapat melahirkan sikap untuk mengoreksi diri dengan melepaskan segala sesuatu yang tidak baik dan memulai hidup suci, hening menuju jalan yang benar atau dharma.

SEMADI

Semadi atau meditasi adalah praktik relaksasi yang melibatkan pelepasan pikiran dari semua hal yang menarik, membebani, maupun mencemaskan dalam hidup kita sehari-hari. Makna meditasi adalah kegiatan mengunyah-unyah atau membolak-balik dalam pikiran, memikirkan, merenungkan. Arti definisinya, meditasi adalah kegiatan mental terstruktur, dilakukan selama jangka waktu tertentu, untuk menganalisis, menarik kesimpulan, dan mengambil langkah-langkah lebih lanjut untuk menyikapi, menentukan tindakan atau penyelesaian masalah pribadi, hidup, dan perilaku. Dengan kata lain, meditasi melepaskan kita dari penderitaan pemikiran baik dan buruk yang sangat subjektif yang secara proporsional berhubungan langsung dengan kelekatan kita terhadap pikiran dan penilaian tertentu. Kita mulai paham bahwa hidup merupakan serangkaian pemikiran, penilaian, dan pelepasan subjektif yang tiada habisnya yang secara intuitif mulai kita lepaskan. Dalam keadaan pikiran yang bebas dari aktivitas berpikir, ternyata manusia tidak mati, tidak juga pingsan, dan tetap sadar.

Guru terbaik untuk meditasi adalah pengalaman. Tidak ada guru, seminar, atau buku-buku meditasi yang dapat mengajarkan secara pasti bagaimana seharusnya kita melakukan hidup bermeditasi. Setiap orang dapat secara bebas memberikan nilai-nilai tersendiri tentang arti meditasi bagi kehidupannya.[  Oleh karena hanya dengan mempraktekkan semadi dalam hidup, orang bisa merasakan manfaat suatu perjalanan semadi. Ada banyak arti tentang semadi, di antaranya adalah:[

  1. Jalan untuk masuk dalam kesadaran jiwa.
  2. Jalan untuk introspeksi diri.
  3. Jalan untuk berkomunikasi dengan sang pencipta.
  4. Jalan untuk mengubah hidup.
  5. Jalan untuk meraih ketenangan batin.

Manfaat dan kegunaan semadi

Semadi berpengaruh terhadap pikiran dan jiwa

Semadi atau meditasi sering diartikan secara salah, dianggap sama dengan melamun sehingga meditasi dianggap hanya membuang waktu dan tidak ada gunanya. Meditasi justru merupakan suatu tindakan sadar karena orang yang melakukan meditasi tahu dan paham akan apa yang sedang dia lakukan.[

Manfaat meditasi yang kita lakukan bisa secara langsung maupun tidak langsung kita rasakan secara fisik. Salah satu manfaat tersebut adalah kesembuhan yang kita peroleh, jika kita menderita sakit tertentu. Dari sudut pandang fisiologis, meditasi adalah anti-stres yang paling baik. Saat anda mengalami stres, denyut jantung dan tekanan darah meningkat, pernapasan menjadi cepat dan pendek, dan kelenjar adrenalain memompa hormon-hormon stres.

Selama anda melakukan meditasi, detak jantung melambat, tekanan darah menjadi normal, pernapasan menjadi tenang, dan tingkat hormon stres menurun. Selama meditasi, lama-kelamaan Anda bisa mendengarkan denyutan jantung, bahkan lebih lanjut lagi Anda dapat mengkoordinasikan irama denyut jantung dengan irama keluar masuknya napas. Di masa lalu testimoni mengenai manfaat meditasi datang hanya dari orang-orang yang mempraktikkan meditasi.

Saat ini ilmu pengetahuan menunjukkan manfaat meditasi secara objektif. praktik meditasi melatih otak untuk menghasilkan lebih banyak gelombang Gamma, yang dihasilkan saat orang merasa bahagia.Dari penelitian terungkap bahwa meditasi dan cara relaksasi lainnya bermanfaat untuk mengatasi gangguan fungsi ginjal dengan meningkatkan produksi melatonin dan serotonin serta menurunkan hormon streskortisol

Manfaat meditasi:

  • Apabila anda secara rutin melakukan meditasi, organ-organ tubuh dan sel tubuh akan mengalami keadaan baik dan bekerja lebih teratur.
  • Mampu mengatur dan mengendalikan orang lain serta memaafkannya.
  • Mampu mengerti orang lain dan memaafkannya.
  • Selalu bertekun dalam hidup yang baik, sebagai pembawa berkat bagi sesama.
  • Mampu menerima suka dan duka, kesulitan, dan kebaikan hidup dengan baik.

Cara melakukan semadi

Praktik semadi atau meditasi adalah alami dan bukanlan praktik baru atau impor di Indonesia.] Ada banyak cara untuk bermeditasi, termasuk meditasi sebagai gerakan atau tarian dan meditasi atas bunyi, musik, dan imajeri visual. Ada yang melakukannya sambil bervisualisasi, ada yang melakukannya sambil berkontemplasi ke dalam sebuah konsep (misalnya tentang cinta, kasih sayang, persahabatan, atau Tuhan), ada yang melakukannya sambil merapal mantra atau melakukan afirmasi (meneguhkan diri dengan mengucapkan kalimat-kalimat yang dapat memberikan motivasi), ada yang melakukannya sambil memandangi cahaya lilin, dan ada juga yang bermeditasi sambil mempertajam sensitivitas indra tubuh dan menghayatinya.[14]

Untuk melakukan meditasi, Anda harus dapat menurunkan frekuensi gelombang otak terlebih dulu dengan cara relaksasi. Kenali irama gelombang yang mengalir yang sering mengacaukan peningkatan kesadaran dalam meditassi agar dapat menemukan cara yang khas untuk membuatnya menjadi selaras. Ada banyak buku bagus mengenai teknik bermeditasi, tapi berikut dasar-dasarnya:

  • Cari tempat yang tenang.
  • Kenakan pakaian yang longgar dan nyaman.
  • Bagi sebagian orang duduk bersila terasa tenang. Anda boleh duduk di atas bantalan atau handuk. Anda juga bisa menggunakan kursi, tapi usahakan duduk hanya pada setengah bagian depan kursi. Ada orang-orang yang suka memakai handuk atau syal pada bahu untuk mencegah kedinginan.
  • Bahu Anda harus rileks dan tangan diletakkan di pangkuan.
  • Buka mata setengah tanpa benar-benar menatap apa pun.
  • Jangan berusaha mengubah pernapasan Anda biarkan perhatian Anda terpusat pada aliran napas. Tujuannya adalah agar kehebohan dalam pikiran Anda perlahan menghilang.
  • Lemaskan setiap otot pada tubuh Anda. Jangan tergesa-gesa, perlu waktu untuk bisa rileks sepenuhnya; lakukan sedikit demi sedikit, dimulai dengan ujung kaki dan terus ke atas sampai kepala.
  • Visualisasikan tempat yang menenangkan bagi Anda. Bisa berupa tempat yang nyata atau khayalan.

Waktu yang baik untuk melakukan meditasi adalah antara pukul 02.00-04.00 dini hari atau subuh. Namun, jika waktu tersebut tidak memungkinan maka dapat dipilih waktu yang cocok tanpa gangguan saat melakukan meditasi.

Kalau mau bimbingan lebih jauh, silahakan bergabung di Pesraman Markandeya Yoga, yoga healing Bali. 

Contac Us:

Guru Made Sumantra

Address: Lungsiakan Rd, Kedewatan, Ubud, Bali, Indonesia.

www.yogahealingbali.com

Email:    Balineseyoga@yahoo.com

Call: 087861187825

 

 

 

 

SELAMAT DATANG
Di Website
YOGA HEALING BALI
Balinese Yoga Healing
And Training

Jajak Pendapat

Program Yoga Apa Yang Paling Anda Minati?

View Results

Loading ... Loading ...

Pengunjung

  • Today Visit: 113
  • Yesterday Visit: 337
  • Month Visit: 4977
  • Total Visit: 124856
ubudyogahealingcentre
denpasarypgahealingcentre

Facebook Kami

Jobs, Cars and Top Windows VPS, Cloud Hosting by http://www.accuwebhosting.com/ - rock solid VPS Hosting.